Pelepasan dan Pengumuman Kelulusan Kelas XII SMK Wira Bhakti

Setelah pelaksanaan ujian nasional selesai,  SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar mengadakan acara perpisahan sekolah yang digelar untuk melepas siswa/siswi kelas XII. Pada tahun ini acara perpisahan dilaksanakan bersamaan dengan pengumuman kelulusan. Acara yang dihadiri oleh Ketua MADA LVRI Provinsi Bali beserta jajarannya, Ketua YKP Provinsi Bali beserta Pengurus dan Staf, Kepala Dinas Pendidikan Procinsi Bali, Kepala Dinas Pendidikan Kota Denpasar, Dunia Industri dan Dunia Usaha yang memiliki kerjasama dengan SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar, seluruh Guru, Staf Pegawai Tata Usaha , Seluruh Siswa/Siswi SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar dan lain-lainnya.

Acara pelepasan sekaligus pengumuman kelulusan siswa/siswi kelas XII SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2018 dari pukul 09.00 s.d 12.00 wita yang bertempat di Gedung Aula SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar Jalan Cempaka No. 6 Denpasar. Pada acara tersebut Kepala SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar (Drs. I Gusti Ketut Saryana, MM.Pd) dalam sambutannya beliau menekankan bahwa dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dan disetiap kegiatan sekolah selalu berpedoman pada 3 (tiga) Icon YKP Provinsi Bali yakni (1) YKP sebagai Inspirasi Kebangsaan, (2) YKP sebagai Icon Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai, (3) YKP sebagai idolanya masyarakat kecil, dengan berpedoman pada 3 (tiga) Icon ini sekolah akan mampu mencetak lulusan yang memiliki Jiwa Nasionalisme yang tinggi dan  memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh Dunia Industri dan Dunia Usaha sekarang ini. Demi menjalankan Icon Idola masyarakat kecil SMK Wira Bhakti Denpasar tetap berpegang teguh pada prinsip sekolah dengan biaya terjangkau namun memiliki kualitas terbaik.

 

Pada pidato Bapak Kepala SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar tersebut juga menyampaikan pesan kepada seluruh siswa untuk tetap menjaga dan membawa nama baik sekolah sekaligus mengamalkan apa yang telah mereka pelajari selama menimba ilmu di sekolah dimanapun mereka berada, baik di lingkungan masyarakat, tempat kerja, dll. Pada kesempatan itu pula beliau langsung mengumumkan siswa/siswinya yang berjumlah 129 siswa LULUS 100%, yang terdiri dari 3 (tiga) Kompetensi Keahlian yakni Multimedia, Akuntansi dan Akomodasi Perhotelan.

Dari perolehan nilai siswa/siswi SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah yang masuk 10 besar nilai tertinggi di kota Denpasar meskipun jika diambil dari jumlah rata-rata sekolah kita belum mampu meraih 10 besar.

Acarapun dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, kesan dan pesan kelas XII dan juga berbagai persembahan hiburan dari siswa/siswi kelas X dan XI SMK teknologi Wira Bhakti Denpasar. keniten

Upacara Bendera Peringatan Hardiknas Tahun 2018

Setiap  tanggal 2 Mei setiap tahunnya telah dilaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional dimana tanggal tersebut bertepatan dengan tanggal kelahiran Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, seorang tokoh pendidikan Indonesia, yang kemudian lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara. Sesuai dengan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 ini mengambil tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” dengan maksud mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantara.

Seperti tahun-tahun sebelumnya SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar yang beralamat di Jalan Cempaka No. 6 Denpasar, secara konsisten memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan melaksanakan Upacara Bendera di lapangan upacara sekolah. Upacara bendera yang dimulai pada pukul 08.00 wita tersebut diikuti oleh seluruh siswa/siswi, Guru, Staf Pegawai SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar, dan Pimpinan Yayasan Kebaktian Proklamasi Provinsi Bali. Pada upacara bendera tersebut Kepala SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar sebagai Inspektur Upacara yang sekaligus membacakan Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan tema tersebut di atas dan mengakhiri pidato tersebut dengan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional. Teruslah ikhlas dan tulus berkontribusi tak kenal henti bagi usaha menguatkan pendidikan Indonesia serta memajukan kebudayaan Indonesia. Semoga kita semua dapat menyaksikan Indonesia sebagai bangsa adidayabudaya dengan pendidikan yang kuat.

Upacara yang berlangsung selama ±45 menit tersebut berlangsung secara hikmat dan penuh dengan rasa nasionalisme. Keniten

 

SMK TEKNOLOGI WIRA BHAKTI MENGIKUTI SOSIALISASI LOMBA PARADE CINTA TANAH AIR

Sosialisasi Lomba Parade Cinta Tanah Air

Generasi muda merupakan penerus bangsa yang memiliki peran penting untuk kemajuan Negara dimasa depan. Apabila Negara ingin kuat dan maju pasti akan memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Peningkatan kualitas sumber daya manusia bisa dlakukan dengan kepada cara yang bermacam-macam seperti mengadakan seminar, penyuluhan, lomba-lomba maupun kegiatan positif lainya yang bermanfaat. Pemerintah saat ini melaui Kementerian Pertahan Republik Indonesia menjawab tantangan tersebut dengan mengadakan lomba parade cinta tanah air. Sebelum kegiatan lomba tersebut dilaksanakan, diawali dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh komponen yang dituju yaitu pelajar SMA/SMK dan guru mata pelajaran PPKN seluruh Indonesia. Untuk di Kota Denpasar acara sosialisasi ini dilaksanakan pada hari kamis tanggal 19 April 2018 yang bertempat di Gedung Sewaka Dharma Lumintang yang diikuti oleh seluruh SMA/SMK se Kota Denpasar termasuk SMK Teknologi Wira Bhakti dengan mengirimkan perwakilan 2 orang siswa berprestasi dan 1 orang guru mata pelajaran PPKN.

Menurut Kolonel Infanteri Ketut Budiastawa, S.Sos, M.Si. selaku pejabat PKP Provinsi Bali dalam sambutanya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi parade cinta tanah air ini karena sangat penting untuk membentuk generasi muda bangsa yang memiliki kesadaran sikap dan prilaku yang mencerminkan dan menjunjung tinggi pentingnya revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai bela Negara seperti cinta tanah air, tidak mengkonsumsi narkoba, tidak berbuat asusila sehingga diharapkan nantinya generasi muda mampu mengikuti peraturan perundang-undangan di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan baik. Selain itu juga disampaikan kepada generasi muda agar mampu memahami dan mengembangkan dirinya sendiri, lingkungan, bangsa dan Negara sehingga munculah rasa cinta tanah air.

Kegiatan sosialisasi parade cinta tanah air ini dibuka oleh asisten II Kota Denpasar yaitu Ir. IGN. Eddy Mulya SE. M.Si., dalam sambutanya beliau menyampaikan kedapa generasi muda penerus bangsa yang ada dikota Denpasar agar senantiasa melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. Kemajuan teknologi informasi yang berkembang saat ini hendaknya dijasidikan sarana untuk meningkatkan kompetensi keahlian agar mampu bersaing dalam dunia kerja nantinya. Lebih lanjut lagi disampaikan agar siswa bisa mengembangkan minat dan bakanya di bidang seni maupun olahraga melalui kegiatan ektrakurikuler karena hal positif ini nantinya akan bisa mengharumkan nama diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan Negara. sugik

Sosilisasi PSB ke-SMP Ganesha Dps Tahun 2018

Denpasar, Jumat 19 April 2018.

Foto Sosialisasi siswa SMP Ganesha Dps

Dalam rangka persiapan penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2018-2019, dan memperkenalkan keberadaan sekolah SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar kepada masyarakat, khususnya bagi siswa SMP kelas 9 yang akan menyelesaikan/lulus dari jenjang sebelumnya dan melanjutkan ke jenjang SMK (khususnya), setiap tahunnya kami mengadakan kegiatan sosialisasi ke SMP se Kota Denpasar, Badung dan Gianyar. sebelumnya kami sudah terlebih dahulu meminta ijin dengan mengirimkan surat permohonan sosialisasi dan pada hari ini kami mendapatkan jadwal sosialisasi ke SMP Ganesha Denpasar, yang berada di Jalan Batas Dukuh Sari, No. 42 sesetan  dengan jumlah siswa kelas 9 : 540 Orang. Siswa sangat antusias mendengarkan informasi yang kami sampaikan. semoga siswa kelas 9 yang mengikuti ujian nasional nanti lulus 100% . Akhir kata tidak lupa kami ucapkan Termakasih.

Upacara Memperingati MBO Sunda Kecil Ke-72 Tahun 2018

Partisipasi Siswa – siswi SMK Teknologi Wira Bhakti Dps, dalam upacara memperingatu MBO DPRI Sunda Kecil di Munduk Malang

Tabanan, 16 April 2018 dalam acara memperingati sejarah terbentuknya Markas Besar Umum Dewan Perjuangan Rakyat indonesia (MBO DPRI) Sunda Kecil yang ke 72 di Munduk Malang. Siswa – siswi SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar (yang diwakili Oleh OSIS dan MPK) ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dengan semangat perjuangan Para Pahlawan pada saat membentuk MBO DPRI Sunda Kecil di Munduk Malang, kita sebagai generasi penerus bangsa hendaknya mengucapkan puji syukur dan berterimakasih atas kegigihan pahlawan kita melawan penjajah, yang hasilnya bisa kita nikmati hingga saat ini dengan kemerdekaan.

 

Sejarah Singkat terbentuknya MBO DPRI Sunda Kecil di Munduk Malang

Di tengah-tengah tekanan penjajah jepang yang sangat ganas, rakyat Bali terutama Pemuda menunggu-nunggu dengan gusar berita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 secara resmi di Jakarta.

Perhubungan darat, laut dan udara antara Bali dan Jakarta pada saat itu sangat sulit, disamping penjajah jepang merahasiakan hal itu, malah jepang merahasiakan kekalahan terhadap seluruh sekutu. Melalui pengumuman, jepang baru menyanpaikan kekalahan terhadap sekutu pada tanggal 21 Maret 1945.

Berita resmi tentang Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dibawa ke Bali oleh Mr. Puja dari Jakarta melalui jalan darat dan baru sampai Negare Bali, tanggal 23 Agustus 1945. Pemuda Pejuang di Negare sangat gembira menyambut berita resmi itu. Pada tanggal 24 Agustys 1954 pertama kalinya dikibarkan bendera Merah Putih di lapangan umum kota Negare disertai rapat umum yang di pimpin oleh Mr.Puja.

Walaupun jepang telah menyerahkan Pemerintahan Sunda Kecil namun Jepang masih bercokol dan berlagak di Bali sehingga TKR mengadakan kegiatan perebutan senjata Jepang dengan menyerbu tangsi-tangsi Jepang. Namun segalanya gagal karena Jepang telah mencium rencana itu dan bersiap mendahului perebutan senjata itu.

Tanggal 19 Desember 1945 rombongan ekspedisi I Gusti Ngurah Rai bersama dengan I Gusti Putu Wisnu, I Wayan Ledang dan Cokorda Ngurah, berangkat ke Jogjakarta. Sebelum berangkat I Gusti Ngurah Rai membentuk staf Grilya di Bali di bawah pimpinan I Gusti Wayan Debes dan I Made Widja Kusuma, dengan tugas dan tanggung jawab mengkoordinir Perjuangan Grilya di Bali, selama I Gusti Ngurah Rai dengan kawan-kawan sebelum kembali dari Jawa.

Selama I Gusti Ngurah Rai di Jawa, di Bali oleh staf Grilya disempurnakan struktur Perjuangan seperti :

  1. Dimasing-masing Kabupaten dibentuk Markas
  2. Dimasing-masing Destrik dibentuk Markas Cabang disebut Staf
  3. Dimasing-masing desa dibentuk ranting

Setelah I Gusti Ngurah Rai dan kawan-kawan tiba di Bali pada tanggal 4 April 1946 segera bergabung dengan Markas Besar Tabanan, yang berkedudukan di Munduk Malang, Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur Tabanan, tanggal 16 November 1945 di Munduk Malang diadakan Rapat yang dihadiri oleh : PRI, PERSINDO, dan Staf Resimen Sunda Kecil, untuk suatu Badan Perjuangan yang dinamai Dewan Perjuangan Rakyat Indonesia Sunda Kecil (DPRI.SK) dengan susunan sebagai berikut :

  1. Pemerintah Umum : I Gusti Ngurah Rai
  2. Kepala Staf : I Gusti Putu Wisnu
  3. Sekretaria : Soebroto Arya Mataram
  4. Pembantu : I Gede Merto
  5. Wakil Kepala Staf : Soebroto Arya Mataram
Peserta Upacara Memperingati MBO DPRI Sunda Kecil Ke-72, 16 April 2018

Terbentuk pula saat itu bagian-bagian lain seperti Bagian Intelegenci Service, Kepala Bagian Siasat, Kepala Bagian Persenjataan, Kepala Bagian PMC, Kepala Bagian Keuangan, dan lain-lain. Pimpinan DPRI adalah Markas Besar Umum (MBO) yang diambil dari militer yaitu I Gusti Ngurah Rai dan dari organisasi Perjuangan adalah I Made Widja Kusuma, dengan pimpinan ini memerintahkan semua pasukan untuk berkumpul di Munduk Malang dengan tujuan menghitung jumlah senjata dan pasukan. Selama Markas Besar Umum (MBO) DPRI berkedudukan di Munduk Malang atas perintah pimpinannya di bentuk Barisan Semadi, Barisan Banteng dan Barisan Kucing Hitam. Penempatan MBO DPRI di Munduk Malang sangat memotivasi rakyat sekitarnya karena mengumpulkan bahan makanan untuk kepentingan pasukan MBO DPRI, membentuk staf ranting di Desa -desa dan membantu memberi propaganda kepada rakyat.
Demikian uraian singkat sejarah berhdirinya MBO DPRI Di Munduk Malang.

Pedoman Upacara Hardiknas Tahun 2018

Tanggal 2 Mei hari Pendidikan Nasional dimana hari tersebut hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan nasional, bukan semata-mata hanya mengenang kelahiran Beliau akan tetapi merupakan momentum kebangkitan rasa patriotisme dan nasionalisme pada insan pendidikan, dalam surat Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17445/MPK.AJTU/2018 Jakarta 29 Maret 2018 dengan hormat kami sampaikan sebagai berikut : Pedoman dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018 (Hardinas 2018) dengan Tema “Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan” (sumber : kemdikbud.go.id).

Khususnya di SMKS Teknologi Wira Bhakti Denpasar seperti apa yang disampaikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, setiap tahunnya kami memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan melaksanakan Apel Upacara Bendara, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah meliputi Pihak Yayasan, Guru, Staf Pegawai dan Peserta Didik. Kegiatan upacara bendera peringatan Hardiknas 2018 ini agar nantinya bisa menumbuhkan rasa nasionalis dan patriotis di lingkungan Sekolah, apa lagi SMKS Teknologi Wira Bhakti Denpasar berada dibawah naungan Yayasan Kebaktian Proklamasi Provinsi Bali yang didirikan oleh Pemda dan Pejuang Bali (veteran), banyak akan nilai – nilai perjuangan, khususnya kita disini berjuang dalam memajukan dunia Pendidikan di Indonesia agar menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Adapun untuk logo resmi Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 dengan tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” yang puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2018 adalah sebagai berikut (sumber : kemdikbud.go.id)

logo hardiknas 2018

Kuatkan Jiwa Nasionalis, Siswa SMK Teknologi Wira Bhakti ikuti jalan sehat KPU Kota Denpasar

Gerak jalan sehat sadar pilkada Bali
Siswa SMK Teknologi Wira Bhakti ikut serta dalam gerak jalan sehat

Denpasar, Pada hari sabtu (14 April 2018) siswa siswi SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar yang didampingi oleh guru-guru turut serta dalam acara gerak jalan sehat yang diselenggarakan oleh KPU Kota Denpasar. Bertempat di lapangan Puputan Badung Denpasar, acara gerak jalan sehat ini dimulai pada pukul 06.30 wita, yang dilepas langsung oleh Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi selaku Ketua KPU Bali bersama dengan PLT Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan. Lanjutkan membaca “Kuatkan Jiwa Nasionalis, Siswa SMK Teknologi Wira Bhakti ikuti jalan sehat KPU Kota Denpasar”

Penerimaan Peserta Didik Baru

Dengan Mengedepankan Nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 yang mengamanatkan Kecerdasan Bangsa, maka Para Pejuang Bali (Veteran) yang bergabung dalam Yayasan Kebaktian Proklamasi berinisiatif membidani lahirnya SMK TEKNOLOGI WIRA BHAKTI DENPASAR yang merupakan sekolah kejuruan berbasis teknologi, diantaranya kelompok Teknologi Informasi dan Komunikasi, Bisnis dan Manajemen, dan Pariwisata. SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar didirikan untuk mengantisipasi era informasi dan globalisasi yang tentu saja membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal di bidang teknologi informasi, melahirkan peserta didik sebagai Agent of Change dan Agent of Revolusioner yang aktif, kreatif, Inovatif, akademis, Humanis, Religius serta kompetitif dalam dunia kerja.produktif sehingga akhirnya generasi muda yang menjadi tonggak bangsa ini mampu menghantarkan kedaulatan sebuah bangsa yang sejajar dengan negara-negara maju lainnya.

Pada tahun pelajarn 2018/2019 SMK Wira Bhakti Denpasar menerima peserta didik baru jurusan:

  1. Perhotelan
  2. Akuntansi dan Keuangan Lembaga
  3. Teknik Komputer Multimedia

Memperhatikan perkembangan jaman dan permintaan dari Dunia Industri, pada tahun ini SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar akan mengembangkan Jurusan Baru yakni (1) Teknik Komputer dan Jaringan, (2) Rekayasa Perangkat Lunak, (3)Usaha Perjalanan Wisata, (4)Administrasi Perkantoran. Masing-masing jurusan sudah dapat dipilih oleh calon perserta didik baru di tahun pelajaran 2018/2019.

Bagi calon peserta didik baru yang ingin melakukan pendaftaran dapat langsung berkunjung ke alamat Jalan Cempaka, Nomor 6 Denpasar, Bali atau dapat mengisi formulir pendaftaran disini.

UNBK SMK Wira Bhakti Tahun 2018

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai. (kemdigbud.go.id)

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar telah melaksanakan UNBK dari tahun 2016, pelaksanaan berjalan dengan lancar dan dengan hasil siswa yang memuaskan. Pada tahun pelajaran 2017/2018 SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar telah melaksakan UNBK yang berlangsung selama 4 (empat) hari mulai tanggal 2 s.d 5 April 2018. Dengan jumlah peserta 129 orang siswa yang terdiri dari 3 Jurusan yakni,

  1. Multimedia (30 siswa)
  2. Akuntansi (40 siswa)
  3. Akomodasi Perhotelan (59 siswa)

Dengan jumlah peserta 129 siswa tersebut, SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar telah mempersiapkan sarana berupa 81 unit komputer dan laptop bagi peserta ujian, dan juga 2 unit server utama beserta 2 unit server cadangan. Dalam pelaksanaan UNBK tidak ditemukan kendala sehingga dapat berjalan dengan lancar.